Pada Doa

Tiap saat harap cemas
Pagi bersujud malam ku larut
Raga pun ikut tunduk
Bibir berucap lembaran doa
*
Raga ini tersapu tanpa cahaya
Pikir putar tak tentu arah
Ku tahu semua milikMu
Tak satupun sembunyi luput olehMu
Setitik noda pun Kau tahu itu
*
Ku gantungkan semua jalanku
Ku serahkan semua abdiku
Ku pasrahkan semua nafasku takdirku
Ku relakan detak jantungku
Pada doa
*
Tuhan
Inilah tubuh yang kau bentuk
Tubuh penuh cela dan ingkar
Ku benar tak tahu malu
Hanya memintamu slalu
Tapi hanya Kau dambaanku
*
Tuhan
Berilah aku kasihmu
Agar ku dapat mengarungi hidup ini
Ampuni dosa dan khilafku
Tak tahu mana terbaik untukku
Sentuh hati ini agar selalu memujamu
*
Ku ingin kau tak jemu menatapku
Sampai akhir nanti
Tubuh ini terbujur kaku
Jiwa ini kembali ke pangkuanMu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nafsu Birahi

Dosa Terindah

Memandang Agama Dari Agama Dan Budaya