Hujani Tanahku

Lihatlah sumurku mulai kering
Kolamku nampak lumpur
Bunga layu lesu
Pohon meranggas sakit
Sawah kebun tak berseri
*
Hujan kapan kau turun
Basuhlah tanah ini dengan derasmu
Udara kembali bersih
Tanaman tersenyum bersemi
Petani riang bernyanyi
*
Hujan
Tetesanmu kami nanti
Hadirmu kan memberi arti
Tanpamu kami mati
*
Wahai langit
Kumpulkanlah awan gelapmu
Bentuklah gumpalan serdadu
Jangan kau ragu
Seranglah kami dengan bulir peluru
Biar bulir itu menghujami ladang emasku
Seperti itu yang kami rindu
*
Tuhan
Suruhlah langitMu patuh
Berilah kami nikmatMu
Jangan murkai negeriku
Sesungguhnya Kau maha tahu
Apa kesusahan hambaMu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nafsu Birahi

Dosa Terindah

Memandang Agama Dari Agama Dan Budaya