Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi Sahabat

Dari Naluri Seorang Lelaki ☆

Gambar
Dari hatinya jelas terpencar ketulusan Dari sorot matanya tersibak kepedihan Dari senyum terlihat ketampanan rupa Dari gerak nampak malu dalam perkataan * Sangat beratkah beban hatimu wahai lelaki? Akankah sejenak kehidupan ini memadamkan baramu Mungkinkah dirimu tersesat dalam fana impianmu Jangan tunda, berjalan mundur dan melambaikan tangan untuk menyerah Jangan pejamkan mata dan buat pipimu basah Dukamu adalah duka dunia * Kita masih berada di bawah langit yang sama Dilema dan problema akan membuat jiwamu tajam dalam bersikap Ketika kau jatuh dan merindu Kau tahu kepada siapa mengadu!

Bergulir

Gambar
Kebersamaan adalah saat kita berkumpul dengan keluarga, kerabat dan sahabat Kebersamaan seperti bunga-bunga yang diambil untuk dirangkai yang memberi warna, indah, ceria, senyum dan tawa Kebersamaan menghilangkan perbedaan, susah, duka dan luka * Hari adalah waktu yang berganti Hari ini kan jadi kemarin, lalu, lampau dan kenangan Tiap hari adalah berkah Tiap saat adalah peristiwa yang indah yang esok kan jadi pembelajaran penuh makna * Bersama dengan orang-orang terkasih seperti mendapat sebutir mutiara di hamparan pasir pantai Suatu saat kita mengambil mutiara itu dari kotak penyimpanan dan kan mengingat hari yang indah itu Hingga tak terasa waktu bergulir mengubah masa lalu menjadi haru Kita tidak pada usia yang sama, tempat yang sama, suasana yang sama * Dan kita menyadari ada orang-orang yang tidak ada lagi bersama kita bahkan tidak bisa kita temui lagi di dunia ini Orang-orang bisa datang dan pergi, lama ataupun sejenak Mereka selalu memberi arti, inspirasi, pesan ...

Di Batas Dua Kota

Gambar
Aku tak bisa mengubah hati seseorang Membentuk sifat dan sikap kesehariannya Apalagi mengarahkan jalan hidup * Setulus kata Seharap doa yang bisa kulantunkan agar dirinya menjalani hidup dengan kehati-hatian Hidup glamor dan dunia gemerlap telah menjadi bagian hidupnya * Hati ini tak ikhlas bila dirinya terjebak dalam kelalaian Tak ada jalan memperbaiki selain kesadaran diri Aku hanya sahabat yang selalu cemas akan tingkahnya

Tawa

Gambar
Kupikir dia bahagia dengan kehidupan yang sederhana tapi istimewa Kulihat dia selalu ceria dengan teman dan pekerjaannya Dan jika dia tertawa, jelas terdengar bangga dan indah * Apa sebab dia terlihat gundah Apa sandiwara hidup yang ia jalani Aku bukan siapa-siapanya tapi sayang dengan dirinya * Walau jauh aku selalu melihatmu Semangat terus mengejar segala impianmu Semoga hidupmu akan selalu lebih baik dan pribadimu akan lebih indah dari paras wajahmu Karena cuma itu yang buatku bahagia

Sahabat Pena

Gambar
Masih ingat sahabat pena Tahukah sahabat pena? * Menjalin relasi pertemanan yang jauh Perantara surat atau kartu pos Populer era 90an dan awal 2000an * Mereka terbiasa memajang foto dan alamat pada majalah atau buku Agar bisa dilihat banyak orang Sekedar ingin berteman Mencari tahu rutinitas keseharian  Sampai mencurahkan kegundahan * Zaman itu teknologi informasi belum merebak seperti saat ini Gadget dan internet yang mumpuni Bandingkan pada saat itu harus menunggu berhari bahkan berminggu surat sampai ke tempat tujuan Jadi was-was kan * Sekarang sosial media merebak dunia maya Begitu banyak aplikasi bisa dipakai Menjalin koresponden begitu cepat Mencari teman sampai berkirim pesan Hanya butuh sekian detik * Berteman bukan lagi antar provinsi, antar pulau bahkan antar negara hal yang lumrah Kecanggihan IPTEK tahap luar biasa * Apapun bentuk pertemanan Sahabat dunia nyata Sahabat pena Sahabat maya Sikap dan prilaku tetap dijaga Jangan sampai dijadikan...

Agustus Lalu dan Kini ☆

Gambar
Akhir Agustus lalu kau jadikan aku sahabat Bermurah dalam berkata Sekira banyak bercanda Lebih ruah duka kurasa Bila mungkin sahabat lebih dari sekedar sayang * Entah mengapa kita harus bertemu Sekecil rayu jadi rindu Sekeping harap jadi semu Kala hati layu tertipu Kala rasa itu terbias menduga * Berpikir menjauh dari tatapan Sembunyi walau sangat peduli Melihat dari balik kecemburuan Memendam gelisah menghanyutkan jiwa resah * Misteri waktu dari takdir hitam Sesuatu yang sulit diungkap Dirasa hanya meraba-raba yang tak ada Salah sangka * Menjauh hanya menipu hati Aku dan kamu ada secuil untuk disapa Tunas yang masih belum dipahami Tersemak dari misteri ilahi * Agustus kini di akhir yang sama Yang kau sebut sahabat kembali menyatu Tersipu dalam benakku Berjalan sesuai takdir alam Apa yang terjadi pada Agustus nanti Kan banyak lagi Agustus untuk dilalui

Pemuda Rasa Kota ( Untuk Sahabat )

Gambar
Langit tetaplah langit Hanya berubah warna pagi senja Jangan ubah langit biru menjadi gelap Biar saja awan slalu berubah * Anak kampung mencari nafkah Dari gunung sampai ke kota Tujuan harapan mimpi tercapai Tempat baru sarat kan makna Tempat asal janganlah lupa * Sorotan gemerlap lampu jadi pencerah Jalanan lalui hidup tapak demi tapak Tiap pekerjaan menghadang tantangan dan hambatan Dari rekan kerja, tempat, waktu, kataan Keyakinan jadi semangat bara Tegar sabar lalui uji kian hari Rendah hati jangan emosi Doa jadi benteng diri * Biar lingkungan baru ubah tampilanmu Wajahmu dan pikiranmu Uang tabunganmu Hati dan sifat baik janganlah berubah * Kota hanya kiasan dari semua tempat sama di dunia Semua tempat bernilai indah Las Vegas muasal gurun yang ditata * Ingatlah dimanapun kamu berpijak Kepribadian patut dijaga Kejujuran tonggak pribadi Ketulusan dan keikhlasan asas dalam bertindak Jadilah pemuda emas "Pemuda kampung rasa kota"

Sahabat Terindah

Gambar
2015 jadi kenangan abadi Rentetan hari sarut serabut Jiwa terendam keluh Kusut Lalui detik dengan miris * Jumpa tak sangka orang istimewa Bawa makna hasrat dalam diri Waktu cukup ubah dekatkan kau dan aku Mengisi hari hiasi mimpi Sahabat tercinta Kenangan terindah * Walau kini ku kan menjauh Tinggalkan cerita hapuskan kecewa Sepi sendiri bagai dulu Walau kian berat terasa * Kau sahabat terindah Anugerah sesaat yang kupunya Tak mudah tapi harus bisa * Maafkan janjiku tuk ada saat resah Bukan tak setia, kau slalu ada dalam doa Banyak pilihan jalur hidup Mungkin ku tersesat pada sumbu tak berujung Batas batas yang tak pernah roboh Rasa yang berjarak Emosi tiada garis akhir Di situ aku berpikir * Satu harap kau bahagia Jalani apa yang kau mau Rindu ku pendam walau terasa sesak Cinta ku buang Terbiasa sudah Maafkan janjiku!!

Sahabat Jadi Cinta

Gambar
Bertemu tak terduga Pada satu akun cerita Semula tampak biasa Berjalan dengan indah Canda gurauan pelipur gundah Sahabat berbagi keluh kesah * Pikir sepi di keramaian Mengapa hati jadi gulana Rindu tak jumpa Jiwa gelisah Ingin ku tuju suatu tempat di dekatnya Aku jatuh cinta * Maafkan aku nodai persahabatan Aku pun manusia Punya hati dan cinta Apa daya cinta adalah cinta Tanpa logika mengalir saja * Terlalu banyak pemujamu Terlalu banyak ingin kasihmu Ku sadar hanya orang terbuang Jangankan jadi sahabat Di dekatmu pun aku tak pantas * Banyak yang lebih baik Banyak yang lebih tampan Ku bukan di antaranya * Biarlah malam ini kumenuju rimbun hutan Tidur di gubuk kelam Sendiri menutup mata Bukankah besok atau lusa Masih tetap kau tak mengerti

Memori Sekolah

Gambar
Kampung Baru adalah desa dari sebuah kecamatan Muara tembesi Tempat yang kini tak layak disebut kampung Waktu membawanya maju Jadi kota kecil mapan berada * SD Centre Disini ku menimba ilmu Masa kecil tak riang Bahan bully teman sekawan Bertahan selalu pendam amarah Coba senyum sampai rumah * Tak ada istimewa dalam diri Pikir polos sederhana rupa Nilaipun secukupnya Rankingpun hanya lima besar  * Ku lanjut sekolah ke SMPN Sungai Abang Pagi bersepeda tuk sampai sana Tak ada lagi bully Teman kini akrab baik hati Tapi luka lama 9tetap terbayangi * Semua tampak biasa Ranking berkutat sepuluh besar Teman kelas selalu bercanda Dijodohkan dengan teman sekelas lainnya Sutini, Mariah, Ninik Dalam hati sering tertawa Diantaranya masih ada hubungan keluarga * Iqra pelajaran yang ku suka Seni membaca Al'quran Sampai kuingin jadi Qori handal Dan seorang guru bahasa selalu memuji senyum dan deklamasi puisiku * Tamat dari sana aku mendaftar di sekolah kabupaten SMKN1 B...

Tulus

Gambar
Mengapa aku disamakan Manusia itu Beda pikir Beda hati dan sifat Keinginanpun beda * Kau dan kamu katakan munafik Padahal ku jujur Kau tak hidup denganku bagaimana tahu aku Ku terbuka dengan hati Tulus bersahabat Bukan pacar bukan makian * Hakmu ragukan aku Hakmu benci aku Tapi ingat satu Diriku bukan dirimu

Aku Di Sini

Gambar
Lihat sayup matamu Wajahmu lelah tak berseri Di sini ku berada di sampingmu Memegang selalu tanganmu Sandarkan kepalamu di bahuku Sedia dengar keluhmu Segala susah dan dukamu * Usah kau pupus merasa sendiri Sendiri hadapi uji ini Ceritakan untuk berbagi Ku kan bisa sedikit menyemangati Kau dan aku teman sejati * Hapus saja awan hitam di benakmu Rintik hujan di matamu Peluk aku Dekap aku Aku di sini untukmu

Sahabat Maya

Ketika sendiri menjalani hari Tak ada tempat mengadu Tak ada orang berbagi Tak ada teman sejati Waktu terasa terhenti * Jiwa ini gaduh Tak ayal menahan rontahan jiwa Pikiran kacau Hati kecil merana Ruang terasa penat Cuma jari lincah leluasa * Perangkat smartphone ini Ku buka jendela lain kehidupan Dunia munafik tapi juga jujur Terhubung seantero jagad Alam maya memikat mata Bebas Sekedar selfie unjuk diri Niat hati untuk berbagi Bertemu rupa dan kasta Tanpa batas tanpa celah * Ku buka facebook Jumpa rindu sahabat maya Ku berbagi cerita Berbagi duka Hingga terjalin satu rasa * Mereka setia mendengar isi hati Setia membaca tiap puisi Ku temui kujujuran tiap mereka Lebih jujur dari dunia nyata Meluapkan apa yang ada Ya, benar Pada dunia maya mereka ungkap jati diri * Untukmu temanku Kau bagai lilin kecil Sinar redup di malam sunyi Memberi seberkas sinar ruang hati Kau peduli * Ku ingin mendekapmu Peluk erat hatimu Agar kau tahu betapa kau ber...

Sahabat

Gambar
Kau datang di kala ku sendiri Saat diriku asing di dunia ini Kau datang memberi warna di hidupku Kau senyum memelukku Itu awal persahabatan kita * Kau ada di kala ku sedih kala ku senang Selalu ada tuk menolong Selalu ada tuk berbagi Kau sgalanya bagiku * Kau malaikat bagiku yang datang menemani Tanpa pamrih tanpa materi Kau memberi tahu arti sahabat Sahabat untuk selamanya * Tapi kini kau pun pergi Tak mungkin kembali Meninggalkan setumpuk kenangan Mengisahkan sebuah persahabatan * Sedih benar hatiku Melepaskan semua tentang kita Kau sungguh sangat berarti Cerita kita untuk selamanya