Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi Alam

Eling Lan Waspodo

Gambar
Bila pantai memberi pemandangan yang indah dan juga kengerian saat stunami terjadi Bila gunung memberi panorama yang cantik juga petaka dahsyat saat erupsi terjadi Bila sungai memberi kehidupan dan bencana menghancurkan saat banjir bandang melanda Bila angin memberi kesejukan tapi juga kemalangan saat badai menerjang * Maka semua yang indah di dunia ini adalah berkah dan musibah Tiap orang harus "ingat dan waspada" tentang kebesaran Allah Jangan lalai atau sombong atas segala karuniaNya Tetap tabah, ikhlas dan mempersiapkan diri saat menghadapi ujian yang telah disuratkan akan terjadi

LGBT

Gambar
Begitu murkakah tuhan melihat tingkah manusia Menurunkan bencana tanpa sebab Menebarkan kengerian tanpa akibat Dia yang maha pengasih lagi maha penyayang * Bencana yang terjadi karena murni proses alam maupun campur tangan manusia Semua memberikan ujian, pelajaran, maupun peringatan Siapa yang berbuat kesalahan dan harus menanggung kerugian Bukankah tuhan mengingatkan hambaNya "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali" * Longsor Gempa bumi Banjir Topan * Longsor dan banjir seringkali hasil dari perbuatan kita sendiri yang tak mau merawat dan ramah terhadap alam Sedang peristiwa geologi gempa dan stunami, membuat kita selalu waspada Walau dengan geofisika dan anomali cuaca, orang sering meramal kapan akan terjadi gempa dan badai Semua itu harus disikapi dengan bijak, tabah, dan sabar Segala gejala alam memberi peringatan dan pelajaran kepada ma...

Kunang-Kunang

Gambar
Berkelip cantik cahaya biru kehijauan Lampion alam berterbangan bertabir misteri Di beranda pekarangan malam sunyi Di bangku menatap bulan separuh * Terbersit pada cerita lama Benarkah kunang-kunang jelmaan kuku orang mati Ia datang menghampiri jiwa-jiwa yang sedih Kini ia datang menghiburku dengan pesan yang tak terucap * Ku menyendiri dengan sesak Menghapus dera yang tak berpihak Luput dari pikiran lalu Hapus penat ini menikmati alam yang selalu menyimpan makna tersirat * Arti tentang dirimu Serangga kecil nan indah mampu menerangi malam gulita Selalu menarik mata untuk mengagumimu Engkau luarbiasa dengan apapun yang engkau miliki Tak perlu iri dengan cahaya orang lain Pribadi yang baik mampu menerangi dirinya sendiri

Gerhana Bukan Dongeng

Gambar
Malam purnama berhias gerhana Pekat datang dalam bayangan riuh sekitar Takjub akan fenomena alam Bulan di atas sana siapa yang punya? * Memandang sayu dengan senyuman Siapa yang bersembunyi dibalik bumi? Siapa yang menunggu untuk tercahayai? Apakah matahari iri dengan bumi? Atau bulan yang malu menatap anak manusia? Mungkinkah bulan ingin tidur sejenak karena lelah selalu mengikuti bumi? * Bukan lagi kisah lama yang terkata dari orang tua Cu.....:"Gerhana itu terjadi karena kepala Batara Kala yang terpenggal oleh senjata Cakra dewa Wisnu karena ia telah mencuri dan meminum air keabadian". Cu.....:"Kepala Batara Kala yang marah itu  akhirnya memakan dewi Chandra, dialah dewi bulan". Cu.....:"Dewi bulan itu akan segera lolos dari tenggorokan Batara Kala apabila kita memukul lesung, membuat bunyi-bunyian untuk membantu dewi Chandra kabur dari Batara Kala". * Ribuan orang shalat gerhana, nek! Itu tanda kekuasaan tuhan pada alam ciptaanNya Di...

Biosfer

Gambar
Ketidakpedulian terhadap lingkungan universal Keserakahan akan kekayaan alam Rakus materi, merusak ekosistem tanpa reboisasi Menggerus tanpa henti sumber hayati Kestabilan alam dipertaruhkan * Hutan yang kian gundul, kebakaran dan pembalakan liar Lagi usaha perkebunan yang merajalela Eksploitasi besar-besaran hingga habitat hewanpun terancam sirna Banjir melanda desa Alam murka, luluh lantah Siapa yang menderita? * Pabrik pengolahan menghasilkan jutaan kubik emisi gas Pemanasan global melanda Temperatur naik rata-rata permukaan bumi Udara yang terpolusi karbondioksida dan senyawa nitrogen Lapisan ozon yang menipis Memicu terjadinya gletser di daerah kutub * Keutuhan sistem kehidupan terganggu Bumi sedang sakit Kondisi ekstrim melanda seluruh benua Paparan sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit Pulau-pulau kecil yang terancam tenggelam Badai dan angin topan berderu menyapu daratan * Tak cukup itu Pengerukan material energi dan logam turut memprihati...

Hutan Berasap

Gambar
Kemarau datang berkepanjangan Udara panas menyengat Nafas terasa sesak Kabut asap nampak pekat Mengendap tiap helai nafas Hutan mulai berasap * Sedemikian rupa gejalanya Petani membakar ladang Untuk bibit baru datang Atau sekedar pemulihan lahan Agar panen kian beruang Para usahawan pentingkan uang Bakar hutan tambah area lahan Hingga semua kian lantang Tak terbayang Kerugian masa depan * Hewan ke perkampungan Cari makan Juga mungkin cari orang kejam Yang bakar rumah dan ladang pangannya * Gajah orang utan harimau Semua penghuni belantara Meradang jadi korban Keganasan dari kerakusan segelintir orang * Tidakkah kau bertanya Merasa apa yang di derita Kau bakar rumahnya Kau tembaki dirinya Kau jual anaknya Buka nalurimu * Mereka makhluk tuhan Merasakan derita yang sama Kehilangan Sakit Sedih Menangis Meraung Tercekam * Siapa yang benar kejam Gajah gerombolan perusak lahan warga Harimau terkam anak desa Atau Mereka yang menebar api di rimba ...

Batanghari ☆

Gambar
Berdamping dengan gunung kerinci Gunung cantik menawan Sejuk alam indah permai  Di dasari danau tak kalah rupawan Makhluk bunian misteri Dan teh aro ke luar negeri * Swarnadwipa zaman sriwijaya Batanghari Sungai terpanjang sumatra Saksi sejarah Peradaban melayu Jambi * Sungai bak ular Meliuk bercabang Jadi tumpuan para orang Sumber air sehari Kebutuhan besar manfaat dari sini * Tapi kini Rupamu kotor dan berdaki Tercemar limbah industri Sampah kiri kanan kali Baumu tak sedap Tak nyaman tuk dilalui * Jangan kotori Biar dia asri Biar ikan senyum menari Biar jadi sumber benih Bening kembali Pasti nanti jadi lebih berarti * Matamu lihat itu Badanmu bersentuh kian harinya Bilas mandi kakus Buangan rumah tangga Tumpahan limbah istana kaca Timbunan materi makin mengental * Mengapa tak peduli Mengapa tak kau sadari Jika dia erosi Menggenang sampah sulit pulih Ikan tak mau kembali Siapa yang rugi

Cendrawasih

Gambar
Ku terpesona Terkesima dengan lincah gerak dan suara serak khasnya Warna indah bulu memikat mata * Oh cendrawasih Kau sungguh sangat menawan Hingga jadi buruan kejam Populasi kian terancam Tangan setan yang harap imbalan * Tetaplah singgasana di bumi papua Penghias hutan alam rimba Maskot yang ternama * Namamu menggaung di dunia Indonesia makin bangga Pemerintah turut santun Habitatmu kan kami jaga Ekosistem hutan hujan basah "Bird of paradise" nama yang agung

Zamrud Khatulistiwa

Gambar
Terdampar pada garis bujur dan lintang Terlalui garis khatulistiwa Negeri agung nan raya Ramah tamah enam menara Tersumput dari dua benua dua samudra * Indonesia Asal kejayaan zaman para raja Dari Kutai Martadipura, sriwijaya sampai majapahit berada Terhimpun dalam sumpah palapa Dari mahapatih agung Gajah Mada Rangkaian negeri yang kini bersatu dalam semangat pancasila * Indonesia Negeri kaya batu permata Emas dan logam tertimbun meriah Flora fauna langkah Adat budaya istimewa Ragam seni berbeda rupa Dari ujung sabang sampai akhir merauke Bersuku dan bertoleransi antar sesama * Laut penuh kaya ikan dan mutiara Nelayan yang kian pandai  Tak merusak dasar lautan Taman terumbu karang nan rawan Minyak dan gas energi terpakai * Pulau bergugus ribuan sempit besar Rakyat kerja berpeluh shubuh sampai petang Hasil tandur melimpah ruah Pohon tanaman subur menghijau Hutan pun luas tersebar Kian nampak dari atas pandang Bagai zamrud khatulistiwa