Terendap Lara

Hidup serumit benang kusut semrawut
Jalan baik belum tentu baik
Hati yang tak pernah menyamar menjadi bulan
Kata hati kandas tercabik singgungan
Sebab hidup berdamping sosial
*
Tak ingin wajah asli berhias topeng
Bukan juga dusta ingin ditumpukan
Bibir sungging membuka senyuman
Tapi telapak tangan menutup dengan paksaan
*
Bunga indah kehidupan menjelma jadi impian
Saat segala arus hidup berujung kebahagiaan
Tapi nasib baik tak urung datang
Yang lalu singgah dan pergi hanya duka melukai
*
Tak juga ingin tertawa terbahak-bahak
Bersuka dengan kasih saja nyaris sirna
Tak ada lagi binar cahaya di mata
Gulana jiwa tercurah airmata

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nafsu Birahi

Dosa Terindah

Memandang Agama Dari Agama Dan Budaya