Tak Ada Cinta Yang Jatuh

Hidup terisak keluh kesah
Seperempat lebih abad diam jemu
Menanti tuhan turun jamah
Berdiri jatuh tak timpal jejak
Aku ini ingin satu
*
Satu saja cukup memanjaku
Tak pula uang harta berkilau
Sayang menyiram sekujur tubuh
Menuntun sapa sampai titik akhir 
*
Tak ada jiwa kekasih mengarahku
Ironis bertepuk sebelah tangan
Sakit berujung gurau
Jatuh dan jatuh lagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nafsu Birahi

Dosa Terindah

Memandang Agama Dari Agama Dan Budaya